Senin, 27 Maret 2017

Keanekaragaman Mahluk Hidup

KEGIATAN                : MENGAMATI KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP
TUJUAN            : MENGETAHUI KEBERAGAMAN DAN KESERAGAMAN MAKHLUK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKITAR

Alat dan bahan : -      Alat tulis
-          Makhluk hidup di lingkungan sekitar


Cara kerja :
1.       Amatilah berbagai makhluk hidup yang terdapat di kebun atau halaman sekolah
2.       Tuliskan nama-nama jenis makhluk hidup yang ada beserta cirri-cirinya. Catatlah hasil pengamatan pada tabel berikut.

Table makhluk hidup yang diamati pada ____________________
No.
Nama jenis makhluk hidup
Ciri-ciri




















































3.       Kelompokkan makhluk hidup yang telah kamu amati berdasarkan persamaan dan perbedaan cirri yang dimiliki
4.       Buatlah kesimpulan mengenai keanekaragaman makhluk hidup yang kamu amati berdasarkan hasil pengelompokkanmu








Apa saja yang ditemukan dalam lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang terdapat di sekitar organisme.  Lingkungan terdiri atas komponen penyusunnya yaitu faktor biotik dan abiotik yang akan membentuk suatu ekosistem. Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk karena adanya hubungan timbale balik antara mahluk hidup dan lingkungannya.

I.Tujuan
   Mampu membedakan komponen biotic dan abiotik

II. Alat dan bahan
   1.Lingkungan sekolah
   2.Kaca pembesar
   3.Termometer
   4.Tali rapia
   5.Peralatan kebun

III.Cara Kerja
   1.Menentukan daerah pengamatan
   2.Membagi daerah pengamatan dengan menggunakan tali rapia berbentuk bujur sangkar
   3.Mengobservasi jenis-jenis mahluk hidup (biotic) dan abiotik (tak hidup) pada daerah pengamatan
   4.Mengukur temperatur
   5.Masukan data tersebut kedalam table dibawah ini

IV.Tabel Pengamatan

NO
Mahluk yang ditemukan
    Biotik
 Abiotik
  Jumlah
1




2




3




4




5





V.Pertanyaan

1.Komponen biotic yang anda amati adalah?
2.Komponen abiotik yang anda amati adalah?
3.Kondisi abiotik apa saja yang paling dominan pada ekosistem yang anda amati?

VI. Kesimpulan
      Hubungkan interaksi antar komponen biotik dan abiotik dari hasil pengamatan anda!






Undang-Undang Perlindungan Profesi Guru

Undang-Undang Perlindungan Untuk Profesi Guru

Guru bila kita mendengar profesi ini begitu lekat pada diri kita karena berkat mereka kita dapat berdiri dan berada di muka bumi ini. Guru non formal pertama adalah orangtua  dimana mereka merupakan pendidik pertama bagi kita sampai saat ini kita berada karena berkat kedua orangtua . Pendidikan formal setelah itu adalah sekolah dimana kita dibimbing dan di didik berdasarkan proses perkembangan umur. Di dunia formal ini profesi guru mempunyai peranan utama untuk berlangsungnya keberhasilan anak didiknya menuju arah manusia yang berkarakter dengan intelektual yang baik. 
Guru  merupakan salah satu profesi yang berperan dalam dunia pendidikan dalam memenuhi tanggung jawabnya dalam mendidik siswa/siswi di sekolah adakah perlindungan yang  harus diberikan lebih utama bagi guru. Karena mengingat yang dihadapi dalam mendidik adalah manusia calon-calon pemimpin penerus bangsa tidak salahkah bila ada pemimpin penanggung  jawab kebijaksanaan lebih memperhatikan akan perlindungan jaminan pekerjaan bagi guru.
Perlindungan apakah yang dibutuhkan guru, mengingat banyak fenomena yang terjadi pada saat guru berada di lapangan untuk memberikan proses pendidikan pada peserta didik. Contoh fenomena yang terjadi adalah pada saat ada laporan dari orangtua mengenai ketidaksetujuan mereka atas tindakan-tindakan yang diberikan oleh guru pada anak mereka. Hal ini terjadi karena ketidaktahuan dan kesalahpahaman pendapat antara orangtua dan sekolah. Sekolah memberikan tata tertib dan kedisiplinan yang harus dipatuhi oleh warga sekolah.
Perlindungan yang harus diberikan pada guru adalah mengenai kewenangan guru sebagai tenaga pendidik dalam menegakkan kedisiplinan terhadap siswanya, hal yang perlu  diperhatikan karena ada sebagian orangtua yang tidak paham bahwa kedisiplinan perlu diterapkan dalam rangka menumbuhkan rasa tanggungjawab dan meningkatkan kebiasaan akan hidup disiplin. Karena nya perlu ditegakkan undang-undang perlindungan hak guru untuk melakukan proses pendidikan di sekolah secara mutlak diantaranya kesepakatan bersama antara orangtua dan pihak sekolah untuk mendidik secara bersama dengan kerjasama yang baik antara guru dan orangtua melalui media interaktiv melalui laporan-laporan perilaku anak-anak secara online. Guru mendapatkan perlindungan secara tertulis bahwa selama dalam proses pendidikan di sekolah semua tanggung jawab mendidik adalah hak mutlak guru selama itu tidak melanggar etika dan norma agama. Orangtua  harus lebih bijaksana menanggapi segala laporan perilaku anak-anaknya dan mengklarifikasi laporan secara bijaksana dengan tidak membuat laporan yang merugikan bagi pihak guru.Segala pelanggaran ketidaksiplinan yang dilakukan oleh siswa menjadi tanggung jawab bersama antara orangtua dan guru dalam memberikan peringatan sesuai dengan pelanggaran yang telah dilakukan oleh siswa.
Perlindungan lain yang perlu diperhatikan adalah tentang undang-undang jam kerja bagi guru karena saat ini belum ada yang membedakan jam kerja antara guru dengan pegawai jenis lainnya yang dipukul rata jam kerjanya. Jam kerja guru adalah mutlak mengajar di kelas sesuai dengan memenuhi kewajibannya mengajar disekolah. Status tenaga fungsional yang diberikan  pada guru tentu akan membedakan jam kerjanya dengan tenaga structural. Mengingat yang dihadapi adalah siswa/siswi  maka jam kerja guru perlu diperhatikan karena mengingat beban tugas lainnya diluar kelas antara lain mengevaluasi hasil pembelajaran siswa, menyusun perangkat pembelajaran, melayani siswa yang bermasalah dan lain-lainnya.  Dimana sebagian  tugas tambahan ini dilakukan diluar jam kerja guru.
Perlindungan lainnya yang perlu diperhatikan adalah perlindungan jaminan kesehatan pada guru walaupun sudah ada jenis pelindungan kesehatan ini, tapi ada sebagian rumah sakit yang tidak mempedulikan jenis jaminan ini dengan memberikan pelayanan yang belum maksimal.Maka perlu undang-undang yang lebih menekankan jaminan  kesehatan kepada guru di rumah sakit negeri maupun swasta.
Demikian perlindungan ini diberikan dan perlu diperhatikan demi memotivasi dan kelancaran guru dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dalam melaksanakan proses pendidikan.


SUMBER : http://beritasatu.tvfacebook.com/BeritaSatuTV Youtobe.com/BeritaSatu

Rabu, 22 Maret 2017

PROSES HUJAN

MENGENAL PROSES HUJAN


 A.Mengenal hujan dan proses terjadinya

Coba perhatikan, dulu orang tua kita sering menceritakan bahwa bulan yang berakhiran ber : september, Oktober, Nopember, dan Desember adalah musim hujan, Sekarang ini bisa kita percayai tidak ya? Memang fenomena saat ini tidak bisa dijadikan sebagai patokan sering kita menyebutnya cuaca ekstrim, Kadang hujan dan kadang panas. Hujan itu merupakan berkah disinilah awal kehidupan bisa kita lihat, Tanaman yang melakukan foto sintesisnya dengan bantuan air dan sinar matahari. Tapi saat musim hujan yang berlimpah saat ini malah menjadi bencana, mengapa? Karena manusialah penyebabnya mereka asik dengan eksploitasi demi kepentingan pribadinya. Entah sengaja atau tidak banyak orang membuang sampah ke sungai. Apa yang terjadi tentunya anda tahu sendiri jawabannya. Pada musim kemarau malah kebalikannya banyak orang berpikir untuk membuat hujan buatan. Dua per tiga dari bumi kita ini mengandung air dan sisanya adalah daratan. Tidak salah bila kita mencoba mengulang pertanyaan anak-anak, "Bagaimana terjadinya Hujan?". Siklus hujan terjadi beberapa tahap ini: 

  • Pemanasan air laut oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara terus menerus. Air berevaporasi, kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju, hujan batu, hujan es dan salju (sleet), hujan gerimis atau kabut. 
  • Pada perjalanan menuju bumi beberapa presipitasi dapat berevaporasi kembali ke atas atau langsung jatuh yang kemudian diserap oleh tanaman sebelum mencapai tanah. 
Setelah mencapai tanah, siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu dalam tiga cara yang berbeda:

  • Evaporasi / transpirasi - Air yang ada di laut, di daratan, di sungai, di tanaman, dsb. kemudian akan menguap ke angkasa (atmosfer) dan kemudian akan menjadi awan (Kondensasi). 
  • Pada keadaan jenuh uap air (awan) itu akan menjadi bintik-bintik air yang selanjutnya akan turun (precipitation) dalam bentuk hujan, salju, es. 
  • Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah - Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan menuju muka air tanah. Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal dibawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan. Air Permukaan - Air bergerak di atas permukaan tanah dekat dengan aliran utama dan danau; makin landai lahan dan makin sedikit pori-pori tanah, maka aliran permukaan semakin besar. Aliran permukaan tanah dapat dilihat biasanya pada daerah urban. Sungai-sungai bergabung satu sama lain dan membentuk sungai utama yang membawa seluruh air permukaan disekitar daerah aliran sungai menuju laut. 

Apa hubungannya dengan bulan yang akhirannya –ber ? Menurut ilmu Geografi, musim di Indonesia terbagi menjadi dua yaitu musim hujan dan musim kemarau. Setiap musim berlangsung selama enam bulan. Musim kemarau terjadi pada bulan April sampai September dan musim hujan terjadi pada bulan Oktober sampai Maret. Berhubung diantara bulan Oktober-Maret itu adalah Nopember, Desember, Januari dan Februari sehingga banyak orang yang mengatakan bulan yang akhiran –ber itu adalah bulan musim penghujan. 


 B.Hujan buatan 

 Perlakuan ini dinamakan hujan buatan (rain-making), atau sering pula dinamakan penyemaian awan (cloud-seeding). Untuk menerapkan usaha hujan buatan diperlukan tersedianya awan yang mempunyai kandungan air yang cukup, sehingga dapat terjadi hujan yang sampai ke tanah. Bahan yang dipakai dalam hujan buatan dinamakan bahan semai. Bahan semai terdiri atas NaCl (garam), Cao (Kapur tohor) Ca(OH)2 serbuk kalsium hidroksida, partikel karbon hitam. Sebanyak 900 ton bahan semai dibawa setiap kali penerbangan untuk menentukan awan yang potensial dan mencurahkan hujan. Zat yang disebar mampu menarik uap air dan mengumpulkannya sehingga di sekitar awan tersebut menjadi lembab, karena bertambah banyak uap air maka jadilah butiran air yang membantu mempercepat turunnya hujan. Kadang dalam prosesnya perlu membuyarkan awan yang tidak potensial dengan membuat lingkungan awan yang sedang berproses turun kelembabannya dengan mengusahakan udara dari luar awan agar banyak yang masuk ke awan dengan menyebarkan Cao sehingga timbullah butir-butir di awan yang mengaganggu awan yang tidak potensial tersebut.



Begitu manfaat nya air bagi kita oleh karenanya kita perlu menjaga kelestarian Sumber daya alam ini. Tapi apa yang dapat kita lihat saat ini manusia mulai bertingkah laku mengotori SDA ini, Lihat lingkungan sekitar kita dapatkah kita menjaganya, Peliharalah lingkungan dari hal yang kecil, misal buang sampah pada tempatnya dan tidak membuangnya ke sungai. Akan kah kita menjaga lingkungan sekitar  atau merusaknya. Hanya kita yang bisa menjawabnya.



INDIKATOR POLUSI AIR
(Karya Siswa SMKN 11 Bandung)





SIKLUS HUJAN 3D


Selasa, 21 Maret 2017

Sabtu, 18 Maret 2017

Mari bercocok tanam sawi

Mari Bercocok Tanam Sayur


Tanaman Sawi (Caisim) termasuk dalam kelas Dicotyledonae, ordo Rhoeadales (Brassicales), termasuk kedalam genus Brassica, dan masuk kedalam spesies Brassica Juncea. Tanaman ini pada umumnya memiliki daun yang panjang, tidak memiliki bulu, halus dan tidak berkrop.



Benih adalahJenis varietas tanaman yang di anggap bagus dengan kriteria tertentu untuk di tanam serta bisa menghasilkan produksi yang baik di saat panen.

Benih yang baik  memiliki Ciri-ciri:
  Bentuk, ukuran dan warnanya seragam.
  Permukaan kulit benih harus bersih dan mengkilat.
  Tidak tercampur dengan benih hampa dan macam-macam kotoran.
  Kadar air cukup rendah

Pengertian penyemaian
Penyemaian (Nursery) adalah tempat atau areal untuk menumbuhkan benih atau biji menjadi bibit tanaman yang siap untuk dipindahkan ke lapangan.

Tujuan Penyemaian

  • Untuk mengurangi kematian akibat tanaman yang belum siap dengan kondisi lapangan. Baik itu melindungi dari cuaca ataupun gangguan serangga kecil. Tanaman yang memerlukan tahap penyemaian biasanya yang mempunyai siklus panen menengah hingga panjang dan memiliki benih yang kecil.

 Cara Menanam Sawi


Untuk melakukan budidaya sawi putih ini kita harus mengetahui terlebih dahulu keadaan iklim yang cocok untuk pembudidayaan, karena keadaan iklim ini salah datu faktor awal atau utama untuk keberhasilan perkembangan budidaya sawi putih ini ke depannya.
Suhu udara yang cocok untuk pertumbuhan sawi putih ini yaitu antara 19°C – 21°C. Suhu udara yang terlalu tinggi dari batas yang telah ditentukan akan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan tanaman sawi dan tidak akan tumbuh dengan sempurna.
Kelembaban udara yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman sawi putih yang optimal berkisar antara 80% – 90%. Kelembaban udara diatas 90% akan berdapat negative terhadap tanaman sawi putihaa, tanaman akan mengalami pertumbuhan yang tidak sempurna, tinaman tidak subur, kualitas daun jelek, dan apabila pemnanam ditujukan untuk pembenihan maka produksi biji pun rendah.
Curah hujan yang baik untuk tanaman sawi putih ini ialah 1000-1500 mm/tahun, dan perlu diketahui, bahwa tanaman sawi tidak menyukai air yang berlebihan atau menggenang.
Tanah
Tanah yang baik untuk media budidaya tanaman sawi putih ini yaitu, yang subur, tanah, gembur, memiliki kedalaman yang cukup dalam, dan tanah mudah mengikat air. Permukaan tanah yang memiliki ketinggian 1000m dpl sangat cocok untuk tanaman ini.

Waktu Yang Tepat Uuntuk Penanaman Sawi Putih
Sawi putih akan lebih baik ketika mulai penanamannya pada akhir musim penghujan dan memasuki musim kemarau, biasanya bertepatan pada bulan Maret – April. Apabila penanaman dilakukan pada musim penghujan, hal tersebut rentan terhadap serangan hama dan penyakit.





Media Penyemaian Dengan Botol Bekas



Media persemaian bisa berupa tray, tercetak, polybag, pot, botol bekas minuman atau bedengan biasa. Siapkan wadah semai sebaiknya tidak terlalu tinggi antara 5-10 cm agar tidak perlu media terlalu banyak dan bagian bawah berlubang.



 Media Polybag Dan Tray







Botol Bekas





Proses Menyemai



Siapkan wadah semai seperti tray-semai atau wadah lain (sebaiknya tidak terlalu tinggi, 5-10cm  cukup agar tidak perlu media terlalu banyak dan bagian bawah berlubang (bisa dibuat lubang sendiri)

Isi dengan media. Sebaiknya campuran media halus (tanah disaring, pasir halus, sekam halus ditambah pupuk organik halus minimal 1/4 bagian). Basahi dahulu campuran media agar lembab


Masukkan benih di tiap lubang tray-semai, cukup 1/2 cm dari permukaan media, tutup lagi dengan media. Jika menyemai di wadah lain, misal baki berlubang, beri jarak antar benih, 1-5 cm untuk memudahkan pemisahan bibit yang sudah tumbuh tanpa terlalu mengganggu perakaran.


Semprot dengan sprayer jika media mulai kering. Kemudian tutup dengan kardus atau plastik warna solid atau penutup apa saja agar tidak terjadi penguapan sehingga media tetap lembab. Simpan di tempat sejuk


Setelah beberapa hari (biasanya paling cepat 2 hari), benih mulai tumbuh. Buka penutup, usahakan mendapat sinar matahari (pagi) agar batang tidak terlalu panjang. Siram dengan sprayer agar bakal tanaman tidak terganggu air siraman. PERHATIKAN JANGAN TERLAMBAT MEMBUKA PENUTUP AGAR BATANG TIDAK TERLALU PANJANG.



Membuat Lubang Persemaian




Mencampurkan Tanah yang Gembur  dan Sekan Untuk Media Tanam




Benih yang Sudah Tumbuh
Usia 7 hari



Penyiraman Dilakukan Pada Waktu Pagi dan Sore 





Usia 40 hari siap dipanen




Video Cara Menanam Sayuran




https://www.youtube.com/watch?v=lRsKbls7UMY&t=4s
Samujy Zaky